Kamis, 04 Mei 2017

8 Fakta Menarik One Day Workshop Menulis Creative Optima

Penulis: Muhammad Irfan, Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung / Peserta Creative Optima yang memenangi Writing Challenge.

AUF.OR.ID - One Day Workshop Menulis Creative Optima yang diselenggarakan oleh Lembang.CO dan Yayasan AUF, pada tanggal 9 April 2017 lalu di Lembang, Kabupaten Bandung Barat buat saya menjadi workshop penuh hikmah. Workshop tersebut juga pastinya menyisakan banyak ilmu, kisah dan pengalaman baru buat saya. Dan tahukah kamu bahwa dibalik suksesnya event workshop kemarin, ada beberapa fakta menarik yang saya dapatkan dari One Day Workhop Menulis, apa saja kira-kira? Mari simak beberapa fakta berikut ini:

1. Workshop Gratis

Perangkat acara berupa block note dan name tag Creative Optima (Foto: Rizal Fahmi)
Kalau biasanya suatu workshop mengharuskan peserta yang hendak ikut untuk membayar sejumlah uang, itu sudah biasa, tak terkecuali untuk workshop menulis. Tetapi seperti yang kita tahu, bahwa One Day Workshop Menulis yang diselenggarakan oleh Lembang.CO dan Yayasan AUF adalah Gratis! Tis! Tis!

Dan tiba-tiba teringat ucapan dari salah satu narasumber yaitu pak J.Haryadi yang berkata “Kalian semua yang berada disini beruntung, tidak semua bisa mendapatkan kesempatan untuk ikut workshop menulis gratis ini selama seharian, kalau saya biasanya ngisi workshop menulis selama 2 hari di hotel, itu biasanya peserta harus mengeluarkan uang sebesar 5 juta rupiah, yang berarti satu harinya menghabiskan biaya 2,5 juta rupiah. Sedangkan kalian semua disini bersama saya satu hari gratis tidak perlu membayar sepeserpun. Dan tentu materi yang dibagikan pun sama, tidak ada yang berbeda. Maka dari itu gunakanlah kesemapatan ini dengan serius dan sebaik mungkin.”

Kurang lebih begitu ucap beliau, luar biasa bukan?

2. Dilaksanakan di Gerai UMKM KBB


Saat sesi Tur Gerai dan peserta mewawancarai manajernya, Pak Lukcita. (Foto: Rizal Fahmi)

Ini dia fakta kedua yang ga kalah unik dari One Day Wokrshop Menulis, kalau biasanya workshop menulis diselenggarakan di hotel, atau ditempat-tempat yang tersusun bangku-bangku dan kursi yang berjajar rapih, beda dengan workshop satu ini yang mana dilaksanakan di gerai UMKM KBB secara lesehan!

Unik bukan? Meski jauh dari kesan megah nan mewah, namun inti dari workshop tersebut tetap tersampaikan secara utuh. Dan saya juga menyadari satu hal, mungkin panitia ingin memberi tahukan kepada saya bahwa di Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di Lembang, telah berdiri wadah untuk menampung karya dan produk-produk masyarkat Kabupaten Bandung Barat sehingga saya bisa lebih sadar bahwa sebenarnya Jawa Barat sangat kaya dan tak kalah bersaing akan produk-produk dari UMKM nya dengan produk-produk asing.

3. Narasumber yang Berpengalaman dan Luar Biasa!


Kedua instruktur workshop menerima piagam penghargaan dari AUF (orang yang disebelah kanan). (Foto: Rizal Fahmi)

Fakta berikutnya adalah tentang 2 narasumber One Day Wokrshop Menulis, yaitu pak Jumari Haryadi seorang trainer, motivator sekaligus penulis buku best seller yang juga aktif menulis di berbagai media massa, pendiri dari Komunitas Penulis Kreatif. Dan seorang penulis dengan nama pena Adri Noor Alfatia yang juga pendiri dari Komunitas Penulis Kreatif yang aktif diberbagai organisasi dan komunitas menulis nasional hingga internasional, dan beliau juga penulis buku-buku best seller di Malaysia.

Kehebatan 2 narasumber menurut saya tidak sampai disitu, Komunitas Penulis Kreatif yang mereka dirikan ternyata anggotanya sudah ribuan orang dan tersebar di puluhan kota dan kabupten bahkan 5 negara. Selain karena buku-buku yang berhasil menjadi best seller dan tulisan-tulisannya yang menginspirasi, ada satu hal lagi yang saya kagumi dan hormati dari pak J.Haryadi dan Adri Noor ini. Yaitu semangat mereka dalam berbagi ilmu dengan sesama, terbukti dengan komunitas-komunitas yang kini telah berkembang, jika bukan karena kepedulian dan kecintaan mereka dengan sesama, maka mustahil rasanya mereka berinisiasi mendirikan Komunitas Penulis Kreatif.

4. 85% Peserta adalah Perempuan dan Berusia dibawah 20 Tahun

Peserta Antusias Menyimak Pak Jumari Haryadi (Foto: Rizal Fahmi)

Ya inilah fakta berikutnya, bahwa One Day Workshop Menulis kemarin ternyata didominasi oleh kaum hawa. Bayangkan dari total keseluruhan peserta yang hadir, hanya 5 orang laki-laki dan 85% sisanya adalah perempuan dan usia mereka dibawah 20 tahun. Sampai-sampai ada teman saya yang bernama mas Daryanto berkata kepada saya, “Saya kira peserta-peserta yang ikut workshop ini seumuran dengan kita-kita.”

Meski begitu saya tetap semangat dan khidmat dalam mengikuti workshop, karena tidak bisa dipungkiri kehadiran dari dede-dede gemes ini dapat mencairkan suasana. Dan pelajaran yang saya ambil dari fakta ini adalah bahwa tidak ada kata terlalu dini atau terlambat dalam belajar menulis. Belajar menulis tidak pandang usia yang terpenting adalah mau atau tidak saya untuk memulai belajar menulis sejak saat ini.

5. Banyak Doorprizenya

Serah terima doorprize dari Gerai Produk UMKM kepada AUF untuk partisipan Creative Optima ((Foto: Rizal Fahmi)

Fakta berikutnya yang menarik tentang One Day Wokrshop Menulis adalah tentang doorprize, siapa sangka workshop gratis ini menyediakan banyak sekali doorprize untuk para peserta yang hadir pada saat itu. Doorprize bisa di dapat dengan cara aktif dalam forum seperti bertanya, dan juga kartu identitas Lembang.co yang terdapat tanda cap adalah syarat untuk mendapatkan doorprize.
Dan jangan dibayangkan doorprize tersebut kulkas, sepeda, tv dan sebagainya. Karena ini workshop menulis yang diselenggarakan di gerai UMKM KBB, maka doorprizenya pun tidak jauh dari buku-buku dan produk-produk dari gerai UMKM KBB. 

6. Peserta Terjauh berasal dari Subang

One Day Workshop Menulis
Daryanto, Peserta Creative Optima Terjauh
Ini dia fakta yang cukup mengejutkan! Ada salah seorang peserta yang relah jauh-jauh datang dari Subang untuk mengikuti One Day Workshop Menulis ini. Dialah mas Daryanto. Dan saking semangatnya mengikuti workshop ini, ga nanggung-nanggung beliau berangkat dari rumah menuju tempat lokasi selepas sholat subuh ketika berbicara dengan saya.

Patut ditiru semangat dari mas Daryanto ini. Saya jadi teringat bunyi hadist bahwa, “Hendaklah kita menuntut ilmu sampai negeri Cina”. Dan tentu pengorbanan yang dilakukan mas Daryanto ini membuat saya lebih bersemangat pada saat itu bahwa ternyata ada peserta yang lebih jauh lagi asalnya dari saya.

7. Laptop Pak Adri Noor Jadul!?

Pak Adrie Noor, Instruktur One Day Workshop Menulis Creative Optima (Foto: Rizal Fahmi)

Ini dia fakta fakta berikutnya yang tak kalah mengejutkan, laptop pa adri noor jadul!? Dari mana saya tahu laptop pa adri jadul? Well selain dari model laptopnya yang cukup besar seperti kebanyakan laptop jaman dahulu, terlihat juga dari sistem operasi yang digunakan yaitu masih Windows XP yang seharusnya sudah tutup usia sejak 2009 lalu. Buat saya pribadi mungkin saat ini senjata dan amunisi terkuat yang wajib dimiliki seorang penulis adalah Laptopnya. Maka tak aneh apabila kita sering perhatikan, penulis-penulis terkenal ataupun best seller banyak menggunakan merek laptop ternama dan termahal di dunia.

Berbeda kasusnya dengan pak Adri Noor, ketika buku-buku yang ia tulis menjadi best seller bahkan di negara tetangga, Malaysia, beliau tidak menampakkannya sama sekali. Jauh rasanya dari sifat glamour, yang ada beliau malah tetap bersama dengan laptop jadulnya -yang saya lupa nama mereknya-. Sehingga ada pelajaran berharga yang bisa saya ambil dari beliau, bahwa untuk memulai belajar menulis tidaklah perlu perlengkapan yang canggih, bermodal laptop atau komputer biasapun rasanya itu cukup. Dan yang pasti sesukses apapun nanti, tetaplah menjadi pribadi yang sederhana.


8. Kakak-kakak Panitia yang Kece Abis!

Panitia yang kece-kece dan masih muda-muda.

Dan inilah fakta terakhir, kakak-kakak panitia yang kece abis. Selain karena mungkin seumuran dan masih muda-muda, kakak-kakak panitia One Day Workshop Menulis benar-benar hangat dalam menyambut saya pada saat itu. Salut deh yang pasti sama kakak-kakak ini. Walaupun sempat di sayangkan kemarin tidak ada sesi perkenalan panitia dengan peserta, sehingga tidak bisa saya sebutkan satu-persatu disini.

Tapi yang pasti saya mendapatkan suatu pelajaran yang berharga dari kakak-kakak panitia kemarin, bahwa dibalik suksesnya event workshop menulis ini, selalu ada team yang solid dan kompak.

Dan itulah mungkin beberapa fakta menarik yang saya dapatkan ketika mengikuti One Day Workshop Menulis Creative Optima. Yang pasti satu hari kemarin selain mendapatkan ilmu, pengalaman, dan teman baru, workshop ini menjadi penuh dengan berbagai hikmah* pelajaran yang bisa saya ambil. (*Alhamdulillah, karena acara ini merupakan Program Sahabat Hikmah AUF--red).

Terima kasih kepada penyelenggara yaitu Lembang.CO dan Yayasan AUF, seluruh panitia yang telah memberikan pelayanan terbaik, dan juga narasumber yang sangat menginspirasi pak Jumari Haryadi dan pak Adri Noor Alfatia, semog ilmunya bisa kami terapkan sebaik mungkin.

0 komentar:

Posting Komentar